Minggu, 18 September 2011

RESUME SIT PERT. 1

Enterprise Resource Planning

Perkembangan ERP
  1. Material Requirement Planning mencakup inventory management dan production.
  2. Close Loop MRP mencakup inventory management, production dan engineering.
  3. Manufacturing Resource Planning mencakup mencakup inventory management, production, engineering, finance dan human resource management.
  4. Enterprise Resource Planning mencakup inventory management, production, engineering, finance, human resource management dan delivery.
  5. Extended ERP mencakup inventory management, production, engineering, finance, human resource management, delivery, Suplier management, Sales & Marketing dan Costumer Support.

Definisi
         ERP System adalah sistem informasi bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi , produksi maupun distribusi
         ERP berkembang dari
         Manufacturing Resource Planning (MRP II)
         MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP)
         Sistem ERP secara modular menangani
        proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akunting perusahaan
         ERP membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia
         ERP disebut Back Office System, mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini
        Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Costumer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain .
         Software ERP biasanya terbagi atas
        Modul Operasi (modul utama)
        Modul Finansial dan Akunting, Sumber Daya Manusia (modul pendukung )
Modul ERP
         Modul Operasi
         Modul Finansial dan Akunting
         Modul Sumber Daya Manusia

Keuntungan Penggunaan ERP
         Integrasi Data Keuangan
        Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik
         Standarisasi Proses Operasi
        Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk
         Standarisasi Data dan Informasi
        Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda

Keuntungan yang Bisa Diukur
         Penurunan inventori
         Penurunan tenaga kerja secara total
         Peningkatan service level
         Peningkatan kontrol keuangan
         Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi

Pertimbangan Mengunakan ERP
         Investasi sangat mahal dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk
         ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di perusahaan yang lain
         Perencanaan harus dilakukan untuk menyeleksi ERP yang tepat
         Bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim, evaluasi pilihan ERP menghasilkan rekomendasi untuk tidak membeli ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada
         Tidak ada ‘keajaiban’ dalam ERP software. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil dari persiapan dan implementasi yang efektif
         Tidak semua ERP sama kemampuannya, dan memilih ERP yang salah akan menjadi bencana

Komponen Biaya
         Software                      : menghabiskan biaya 30,2 %
         Consulting                    : menghabiskan biaya 24,1 %
         Hardware                     : menghabiskan biaya 17,8 %
         Implementation Team    : menghabiskan biaya 13,5 %
         Training                        : menghabiskan biaya 10,9 %
         Other                           : menghabiskan biaya 3,3 %

Hidden Cost
         Training
         Integration and testing
         Data conversion
         Data analysis
         Consultant ad infinitum
         Replacing your best and brightest
         Implementation teams can never stop
         Waiting for ROI
         Post ERP depression

3 Syarat Sukses Memilih ERP
         Knowledge, pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan
         Experience, pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan
        Knowledge tanpa experience menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan
        Experience tanpa knowledge bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yang cukup
         Selection Methodology
        Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam memilih ERP
        Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. Yang penting organized, focused dan simple
        Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP

Proses Pemilihan Software ERP
         Analisa Business Strategy
        Bagaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers?
        Adakah keuntungan kompetitif yang ingin dicapai?
        Apa strategi bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai?
        Bagaimana proses bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan?
        Adakah proses bisnis yang harus diperbaiki?
        Apa dan bagaimana prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk mencapai objektif dan prioritas tersebut?
        Target bisnis seperti apa yang harus dicapai dan kapan?
         Analisa People
        Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ERP?
        Siapa yg akan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya?
        Bagaimana komitmen dari tim implementasi?
        Apa yg diharapkan para calon user thd ERP?
        Adakah ERP champion yg menghubungkan top management dgn tim?
        Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan?
         Analisa Infrastruktur
        Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks, permanent office systems, communication system dan auxiliary system)
         Seberapa besar budget untuk infrastruktur?
        Apa infrastruktur yang harus disiapkan?
         Analisa Software
        Apakah software cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan?
        Apakah ada dukungan service dari supplier, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari?
        Seberapa banyak waktu untuk implementasi yg tersedia?
        Apakah software memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan?

RESUME PWEB PERT.2

WEB FORM
  • DEFINISI
Web Form adalah teknologi ASP.NET yang kita gunakan untuk membuat halaman web yang terprogram. Web Form dapat menampilkan informasi, menggunakan bahasa markup kepada user dengan berbagai macam browser dan menggunakan kode pada server yang mengimplementasikan logic aplikasi, serta dapat membuat halaman web yang dapat berjalan pada berbagai macam browser di mana secara otomatis web form akan menampilkan style, layout dan web tampilan sesuai browser.
  • Komponen web form
Web form memisahkan user interface dari aplikasi web menjadi dua macam yaitu komponen visual dan logic user interface.
User interface dari halaman web form terdiri atas file yang mengandung markup dan elemen web form spesifik. File inilah yang dijadikan sebagai halaman web. Halaman ini bekerja sebagai container untuk teks dan control yang ingin ditampilkan.
  • Permasalahan yang bias ditangani web form
Permasalahan yang bias ditangani web form antara lain rich user interface,   pemisahan client server, aplikasi yang independent terhadap browser dan state management.

TABLE
  • Table control digunakan apabila anda menginginkan konsep model onjek dari webform untuk menambahkan table ke dalam halaman aspx.
  • Table control digunakan bersama dengan table row dan table cell dimana table jadi container dari tablerow dan table row jadi container dari table cell
  • Sebagian besar property table maupun table row dan table cell sama dengan property table html biasa, hanya saja ada beberapa tambahan property, method ataupun event.

MASTER PAGE
·        Master page adalah cara baru pada ASP.NET 2.0 yang bias digunakan agar situs yang kita buat menjadi konsisten terhadap desain dan tampilan. Dengan master pages, kita bias mendefinisikan format tampilan umum yang muncul pada setiap halaman web.
·        Untuk desain tampilan pada master pages, bias dengan menggunakan CSS atau juga gunakan Style Builder dengan cara melakukan klik kanan pada master pages dan memilih style.
·        Cara gunakan master pages adalah dengan memilihnya ketika membuat halaman web baru dengan melakukan cek pada checkbox “Select Master Pages”

HYPERLINK
·  Contoh penggunaan hyperlink:
<asp : Hyperlink id = “Hyperlink 1”””
NavigateUrl = “url”
ImageUrl=”url”
Target = “window”
Runat = “server”>

Penjelasan:
NavigateUrl    adalah url yang dituju apabila hyperlink diklik
ImageUrl          adalah path ke file yang dijadikan hyperlink
Text                 adalah teks yang dijadikan link
Target              adalah perilaku link saat diklik

IMAGE CONTROL
Image control adalah web control untuk menyisipkan image di dalam halaman aspx. Cara menggunakanya hanya perlu menentukan property image url sebagai property utama. Anda dapat mengatur perataan image dengan mengatur property image align.

FONT
Font adalah cara untuk mengatur layout tampilan huruf yang berupa ukuran huruf.
Macam font:
  1. Font family : digunakan untuk mengatur seluruh tampilan
  2. Font size     :  digunakan untuk merubah ukuran font

    RESUME SQL 1 PERT. 2


    SORTING DATA

    Membatasi Baris Baris yang Dipilih

    Anda bisa membatasi baris baris yang dihasilkan dari query dengan menggunakan klausa WHERE.
    Suatu klausa WHERE berisi suatu kondisi yang harus terpenuhi, dan tepat setelah klausa FROM. Jika kondisinya benar, baris yang memenuhi kondisi dikembalikan.
    Contoh:
    SELECT *
    FROM table
    WHERE condition;
    Dalam sintak:
    WHERE membatasi query ke baris baris yang memenuhi kondisi
    condition susunan nama nama kolom, ekspresi ekspresi, konstanta konstanta dan operator pembanding
    Klausa WHERE dapat membandingkan nilai nilai dalam kolom kolom, nilai nilai literal, ekspresi ekspresi aritmatika atau fungsi fungsi (functions).
    Klausa WHERE terdiri dari 3 bagian :
    Nama kolom
    Kondisi pembanding
    Nama kolom, konstanta atau daftar nilai nilai

    Karakter Karakter String dan Tanggal

    Karakter karakter string (rangkaian) dan tanggal dalam klausa WHERE harus diapit dengan tanda petik satu (’ ’). Meskipun demikian, konstanta angka tidak harus diapit oleh tanda petik satu.
    Semua pencarian karakter adalah case sensitive.
    Dalam contoh berikut, tidak ada baris baris yang dihasilkan karena tabel EMPLOYEES menyimpan semua nama belakang dalam bentuk campuran (mixed case):
    SELECT last_name, job_id, departement_id
    FROM employees
    WHERE last_name = ‘WHALEN’;
    Database Oracle menyimpan tanggal dengan format angka sendiri, yang menunjukkan abad, tahun, bulan, hari, jam, menit dan detik. Default tanggal yang ditampilkan adalah DD-MON-RR.

    Kondisi Kondisi Pembanding

    Kondisi kondisi pembanding adalah digunakan dalam kondisi kondisi yang membandingkan satu
    ekspresi dengan nilai atau ekspresi lain. Kondisi kondisi tersebut digunakan dalam klausa WHERE dengan format sebagai berikut :
    Sintak :
    . . . WHERE expr operator value
    Contoh
    . . . WHERE hire_date = ’01JAN95’
    . . . WHERE salary >= 6000
    . . . WHERE last_name = ‘Smith’
    Suatu alias tidak bisa digunakan dalam klausa WHERE.
    Operator pembanding:
    =                                  adalah sama dengan
    >                                  adalah lebih besar dari
    >=                                adalah lebih besar dari atau sama dengan
    <                                  adalah kurang dari
    <=                                adalah kurang dari atau sama dengan
    <>                                adalah tidak sama dengan
    BETWEEN…AND     adalah diantara dua nilai
    IN(set)                         adalah beberapa sesuai dengan suatu daftar nilai
    LIKE                           adalah sesuai suatu bentuk karakter
    IS NULL                     adalah nilai null
    Catatan : Simbol symbol != dan ^= juga dapat menunjukkan kondisi tidak sama dengan.

    Menggunakan Kondisi BETWEEN

    Anda dapat menampilkan baris baris berdasarkan rentang nilai menggunakan kondisi rentang
    (range) BETWEEN. Rentang yang Anda  tentukan terdiri satu batas bawah dan satu batas atas.
    Pernyataan SELECT pada slide menghasilkan baris baris dari tabel EMPLOYEES untuk beberapa pegawai yang mempunyai penghasilan antara $2,500 dan $3,500.
    Nilai nilai yang telah ditentukan pada kondisi BETWEEN adalah inclusive (yang termasuk). Anda
    harus menentukan batas bawah dulu.
    Anda juga bisa menggunakan kondisi BETWEEN untuk nilai nilai huruf (karakter) :
    SELECT last_name
    FROM employees
    WHERE last_name BETWEEN ‘King’ AND ‘Smith’;

    Menggunakan Kondisi IN

    Untuk menguji nilai dalam suatu kelompok nilai nilai tertentu, gunakan kondisi IN. Kondisi IN
    disebut juga sebagai membership condition .
    Contoh pada slide menampilkan nomor pegawai, nama belakang, penghasilan dan nomor manajer para pegawai untuk semua pegawai dimana nomor manajer para pegawai adalah 100, 101 atau 201.
    Kondisi IN dapat digunakan pada setiap tipe data. Contoh berikut ini menghasilkan suatu baris dari tabel EMPLOYEES untuk beberapa pegawai yang mempunyai nama belakang termasuk dalam daftar nama nama pada klausa WHERE :
    SELECT employee_id, manager_id, departement_id
    FROM employees
    WHERE last_name IN (‘Hartstein’,’Vargas’);
    Jika karakter karakter atau tanggal digunakan dalam daftar, harus diapit oleh tanda petik satu         (’ ’).

    Menggunakan Kondisi LIKE

    Anda mungkin tidak selalu tahu nilai pasti yang dicari . Anda dapat memilih baris baris
    yang sesuai dengan pola karakter dengan menggunakan kondisi LIKE. Cara kerja (operation) pola karakter yang bersesuaian adalah seperti mengacu ke pencarian acak (wildcard search). Dua simbol yang dapat digunakan untuk membuat pencarian string (rangkaian).
    Simbol
    %         adalah Mewakili setiap urutan kosong atau beberapa karakter
    _          adalah Mewakili setiap karakter tunggal
    Pernyataan SELECT pada slide menghasilkan nama depan pegawai dari tabel EMPLOYEES untuk beberapa pegawai yang memiliki nama depan yang diawali dengan huruf S. Catatan huruf besar S.
    Nama nama yang diawali dengan suatu huruf s tidak ditampilkan.
    Kondisi LIKE dapat digunakan sebagai suatu shortcut (jalan pintas) untuk beberapa perbandingan BETWEEN.
    Contoh berikut menampilkan nama belakang dan tanggal mulai bekerja dari semua pegawai yang bergabung antara bulan Januari 1995 dan Desember 1995 :
    SELECT last_name, hire_date
    FROM employees
    WHERE hire_date LIKE ‘%95’;

    Memgkombinasikan Pencarian Acak (Wildcard) Karakter Karakter

    Simbol symbol % dan _ dapat digunakan pada setiap kombinasi dengan karakter karakter
    literal.
    Contoh pada slide menampilkan nama nama dari semua pegawai yang memiliki nama belakang
    dengan huruf o sebagai karakter kedua.
    Opsi ESCAPE
    Saat Anda perlu untuk mendapatkan kepastian dari karakter karakter
    % dan _, gunakan pilihan ESCAPE. Pilihan ini menentukan keluaran karakter (escape character) apa. Jika Anda ingin mencari rangkaian rangkaian (strings) yang berisi ’SA_’ , Anda dapat menggunakan pernyataan SQL berikut :
    SELECT employee_id, last_name, job_id
    FROM employees WHERE job_id LIKE ‘%SA\_%’ ESCAPE ‘\’;
    Opsi ESCAPE ditandai backslash (\) sebagai keluaran karakter. Dalam pola, keluaran karakter
    diawali underscore ( _ ). Hal ini menyebabkan server Oracle menafsirkan underscore secara harfiah (literally).

    Menggunakan Kondisi Kondisi NULL

    Kondisi kondisi NULL terdiri dari kondisi IS NULL dan kondisi IS NOT NULL. Kondisi IS NULL untuk menguji nullnull.
    Nilai null berarti nilainya tidak ada (unavailable), tidak diberikan (unassigned), tidak diketahui (unknown) atau tidak dipakai (inapplicable). Oleh sebab itu, Anda tidak bisa menguji dengan = karena suatu null bukan sama atau tidak sama dengan dalam sembarang nilai. Contoh pada slide menghasilkan nama belakang dan manager manager dari para pegawai yang tidak mempunyai manager.
    Berikut adalah contoh lainnya :
    Untuk menampilkan nama belakang, job ID dan komisi dari semua pegawai yang ditandai tidak untuk menerima komisi, gunakan pernyataan SQL berikut:
    SELECT last_name, job_id, commission_pct
    FROM employees
    WHERE commission_pct IS NULL;

    Kondisi Kondisi Logika

    Suatu kondisi logika menggabungkan hasil dari dua bagian kondisi kondisi untuk menghasilkan
    hasil tunggal berdasarkan kondisi kondisi tersebut, atau kondisi kondisi logika membalik hasil dari
    suatu kondisi tunggal. Satu baris dikembalikan, hanya jika hasil secara keseluruhan dalam suatu
    kondisi adalah benar (true).
    Tiga operator logika yang ada pada SQL:
    AND adalah menghasilkan nilai TRUE jika kedua bagian adalah benar
    OR    adalah menghasilkan nilai TRUE jika salah satu bagian adalah benar
    NOT adalah menghasilkan nilai TRUE jika kedua bagian adalah salah
    Semua contoh contoh sejauh ini ditentukan hanya satu kondisi dalam klausa WHERE. Anda dapat menggunakan beberapa kondisi dalam satu klausa WHERE menggunakan operator AND dan OR.

    Menggunakan operator AND

    Contoh:
    SELECT employee_id, last_name job_id, salary
    FROM employee
    WHERE salary >=10000
    AND Job_id LIKE ‘%MAN%’;
    Dalam contoh, kedua kondisi harus benar untuk setiap record yang dipilih. Oleh sebab itu, hanya
    Pegawai pegawai yang mempunyai suatu nama job yang berisi rangkaian kata ‘MAN’ dan
    berpenghasilan $10,000 atau lebih yang dipilih.
    Semua karakter yang dicari adalah case sensitive.
    Tidak ada baris baris yang dihasilkan jika ’ MAN’ bukan huruf besar. Rangkaia nrangkaian karakter harus diapit oleh tanda petik.

    Menggunakan Operator OR

    Contoh
    SELECT employee_id,last_name
    FROM employees
    WHERE salary >=10000
    OR job_id LIKE ‘%MAN%’;
    Dalam contoh, salah satu kondisi bisa bernilai benar untuk sembarang record yang dipilih. Oleh
    karena itu beberapa pegawai yang mempunyai job ID yang berisi rangkaian kata ‘MAN’ atau
    berpenghasilan $10,000 atau lebih yang dipilih.

    Menggunakan Operator NOT

    Contoh
    SELECT last_name
    FROM employees
    WHERE job_id NOT IN (‘IT_PROG’, ‘ST_CLERK’, ‘SA_REP’);
    Contoh tersebut menampilakan nama belakang dan job ID untuk semua pegawai dimana job ID bukan
    IT_PROG, ST_CLERK, atau SA_REP.

    Menggunakan klausa ORDER BY

    Urutan dari baris baris yang dihasilkan dari suatu hasil query adalah tidak tetap. Klausa ORDER BY bisa digunakan untuk menyortir baris baris.
    Jika Anda menggunakan klausa ORDER BY, ORDER BY harus berada diakhir pernyataan SQL. Anda bisa menentukan suatu ekspresi , suatu alias atau posisi kolom sebagai kondisi pensortiran.
    Sintak
    SELECT expr
    FROM table
    [WHERE condition(s)]
    [ORDER BY {column,expr,numeric_position}[ASC|DESC]];
    Dalam sintak :
    ORDER BY menentukan suatu urutan dimana baris baris yang dihasilkan ditampilkan ASC mengurutkan baris baris dalam urutan ascending, ASC adalah default pengurutan
    DESC mengurutkan baris baris dalam urutan descending Jika klausa ORDER BY tidak digunakan, urutan pensortiran tidak tetap, maka server Oracle mungkin tidak mengambil baris baris dalam urutan yang sama pada query yang sama untuk kedua kalinya. Gunakan
    klausa ORDER BY untuk menampilkan baris baris dalam urutan tertentu

    RESUME PWEB PERT.1

    HTML, CSS DAN SCRIPTING

    DEFINISI
    • HTML adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk menulis atau mengedit sebuah halaman web yang menggunakan protokol HTTP(Hypertext Transfer Protocol) yang menghasilkan informasi yang berguna bagi pengakses halaman web tersebut.
    • CSS adalah fungsi tambahan dalam kode HTML untuk menciptakan suatu kumpulan style yang terkadang dapat digunakan untuk memperluas kemampuan HTML. Sebagai contoh, kode HTML murni tidak memungkinkan untuk menggunakan sebuah definisi font yang diterapkan pada setiap sel dan bahkan tag <BASEFONT> pun tak berpengaruh pada sel-sel tabel. Namun dengan menggunakan CSS, hanya perlu mendefinisikan style sekali saja dan style akan berlaku untuk setiap sel dalam tabel.
    • Javascript adalah bahasa skrip yang ditempelkan pada kode HTML dan diproses pada sisi client. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan dokumen HTML jadi lebih luas. Contohnya dengan menggunakan javascript dimungkinkan untuk memvalidasi masukan-masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server. Selain itu, dengan menggunakan javascript dimungkinkan untuk mengimplementasikan permainan interaktif seperti tic tac toe.
    Sejarah HTML
    • HTML d ibuat oleh TIM Berners Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser mosaic.
    • Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan sangat pesat yang mana menambahkan kemampuan dan fasilitas lebih baik dari versi sebelumnya.
    • HTML 2 secara resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 ole IETF(Internet Engineering Task Force). HTML 2 ini merupakan penyempurnaan dari HTML+(1993)
    • HTML 3 (1995) memberi kemampuan lebih daripada versi sebelumnya. Sebuah usaha dari World Wide Web Consortium HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan HTML 3.2. HTML versi ini secara resmi diterbitkan bulan Januari 1997.
    • HTML versi terbaru adalah HTML HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998. HTML 4.01 merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang lebih dulu diterbitkan(18 Desember 1997).
    Sejarah CSS
    CSS dikembangkan pada tahun 1996.
    • CSS level 1 dengan berbagai fitur pembaruan
    • CSS level 2 dikembangkan tahun 1998
    • CSS level 3 dikembangkan hingga sekarang
    Sejarah Javascript
    Asal mula nama javacsript adalah live script. Dikembangkan pertama kali pada tahun 1995 di Netscape Communications. Pada akhir tahun 1995, Netscape Communications dan Sun microsystems berkolaborasi dan mengubah nama livescript menjadi javascript. Bahasa ini dikenali pada browser Netscape Navigator mulai versi di atas 2.0. Microsoft juga melengkapi Internet Explorer dengan Javascript mulai versi 3.0 ke atas.

    Daftar Pustaka
    • Purwanto,Yudhi. 2001. Pemrograman Web dengan PHP. PT Elex Media Komputindo
    • Kadir,Abdul. 2003. Pemrograman Web mencakup : HTML,CSS,Javascript dan PHP. Andi Offset.

    Penampakan Tanda tangan artis




    0 komentar

    Selasa, 13 September 2011

    RESUME SQL 1 PERT.1

    Me-Retrieve Data Menggunakan Pernyataan SQL Select

    Pernyataan SELECT mengambil (retrieve) informasi dari database. Dengan suatu pernyataan
    SELECT, kita dapat menggunakan kemampuan berikut :
    • Projection : Memilih kolom kolom dalam suatu tabel yang dihasilkan dari suatu query. Memilih beberapa atau banyak kolom yang dibutuhkan.
    • Selection : Memilih barisbaris dalam suatu tabel yang dihasilkan dari suatu query. Banyak kriteria yang dapat digunakan untuk membatasi baris baris yang akan diambil.
    • Joining : Mengambil data bersama yang disimpan dalam tabel tabel yang berbeda dengan menentukan hubungan antara mereka.
    Pernyataan SELECT dasar:
    SELECT *|{[DISTINCT] column|expression [alias],...} 
    FROM table;
    Dalam sintak :
    SELECT adl menentukan kolom kolom yang akan ditampilkan
    * adl memilih semua kolom
    DISTINCT adl menghilangkan duplikasi
    column /expression adl memilih nama kolom atau sebuah ekspresi
    alias adl memberikan nama kolom yang dipilih dengan judul berbeda
    FROM table adl menentukan isi kolom dalam suatu tabel

    Menulis Pernyataan Pernyataan SQL
    Aturan aturan dan pedoman pedoman sederhana yang dapat membuat suatu
    pernyataan yang valid yang keduanya dapat mudah dibaca dan mudah diedit :
    • Pernyataan SQL tidak casesensitive (kecuali ditentukan).
    • Pernyataan SQL dapat dituliskan pada satu atau beberapa baris.
    • Keyword tidak dapat disingkat atau dipisahkan oleh baris.
    • Klausa klausa biasanya diletakkan pada baris yang terpisah agar mudah dibaca dan mudah diedit.
    • Indents sebaiknya digunakan untuk membuat kode lebih mudah dibaca.
    • Keyword biasanya ditulis dengan huruf besar; semua kata kata lain, seperti nama nama tabel dan kolom, ditulis dengan huruf kecil.
    Ekspresi Aritmetika
    Operator : Kita mungkin membutuhkan untuk memodifikasi data yang ditampilkan, atau Anda mungkin ingin
    melakukan perhitungan atau mencari bagaimana sekenario sekenario. Semua itu dapat dilakukan dengan menggunakan ekspresi ekspresi aritmatika. Suatu ekspresi aritmatika dapat berisi nama nama kolom, kontanta nilai nilai numeric, dan operator operator aritmatika. Berikut ini daftar operator aritmetika SQL:
    • + adl Penjumlahan
    • -  adl Pengurangan
    • *  adl Perkalian
    • /   adl Pembagian
    Menggunakan Operator aritmetika:
    Contoh:
    SELECT last_name, salary + 300
    FROM employees;

    Operator yang Dikerjakan Lebih Dulu (Precedence)
    Jika suatu operator aritmatika berisi lebih dari satu operator, perkalian dan pembagian dievaluasi lebih dulu. Jika operator operator dalam suatu ekspresi sama peroritasnya, maka dievaluasi dari kiri ke kanan.
    Anda dapat menggunakan tanda kurung untuk menjalankan ekspresi yang diapit dengan tanda kurung agar dievaluasi lebi dulu.

    Aturan Aturan Precedence :
    • Perkalian dan pembagian dijalankan sebelum penjumlahan dan pengurangan.
    • Operator operator yang memiliki prioritas yang sama akan dievaluasi dari kiri ke kanan
    • Tanda kurung digunakan untuk mengabaikan (override) dari default operator yang dikerjakan lebih dulu atau untuk menjelaskan pernyataan.
    Nilai Nilai Null
    Jika suatu baris tidak ada suatu nilai data pada suatu kolom tertentu, nilai tersebut disebut null atau berisi suatu null.
    Suatu null adalah suatu nilai yang tidak ada (unavailable), tidak diberikan (unassigned), tidak diketahui (unknown), atau tidak pakai (inapplicable). Suatu null tidak sama dengan nol atau suatu ruang (space). Nol adalah suatu bilangan dan space adalah suatu karakter.
    Kolom kolom dari beberapa tipe data dapat berisi null null.
    Bagaimanapun, beberapa constraint (NOT NULL dan PRIMARY KEY) mencegah null null untuk digunakan dalam kolom.

    RESUME SIAT PERT. 1

    SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

    Sistem dan Subsistem
    • Suatu sistem disebut subsistem ketika ia dilihat dalam kaitannya dengan sistem yang lebih besar dimana dia menjadi bagiannya.
    • Sebaliknya, sebuah subsistem disebut sistem ketika ia menjadi fokus perhatian. Binatang, tumbuhan, dan bentuk kehidupan lainnya adalah sistem. Terdapat juga subsistem dari ekosistem di mana mereka hidup. Dari perspektif yang berbeda, para binatang dibentuk dari subsistem-subsistem yang lebih kecil, seperti subsistem sirkulasi dan subsistem pernapasan.
    Informasi sebagai salah satu sumber daya yang fital bagi organisasi, karena:
    •  Digunakan sebagai salah satu pertimbangan manajemen untuk mengambil keputusan atau kebijakan bagi organisasi.
    • Digunakan untuk melihat kinerja di tingkat operasional tentang transasksi-transaksi bisnis yang mempengaruhi perusahaan seperti penjualan dan pengiriman barang, penggunaan tenaga kerja dan bahan baku dalam proses produksi, serta transfer sumber daya secara internal dari satu departemen ke departemen lainnya.
    • Rangkuman informasi tentang kegiatan informasi dan kegiatan-kegiatan lainnya didistribusikan ke semua manajer di semua tingkatan yang mana digunakan untuk mendukung berbagai fungsi perencanaan dan kontrol.
    • Informasi juga mengalir ke bawah dari manajer senior ke manajer yunior dan personel operasi dalam bentuk instruksi, kuota dan anggaran-anggaran.
    Komponen SIA terdiri atas:
    • Orang : dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan melaksanakan berbagai fungsi
    • Prosedur : baik yang manual maupun yang terotomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktifitas-aktifitas organisasi.
    • Data : laporan tentang proses bisnis organisasi
    • Software
    • Hardware
    Faktor-faktor yang mempengaruhi desain SIA:
    • Budaya organisasi, strategi organisasi dan teknologi informasi yang saling mempengaruhi satu dengan lainnya.
    Fungsi Utama SIA:
    • Kumpulkan dan simpan data tentang aktifitas yang dilaksanakan organisasi(penjualan dan pembelian)
    • Ubah data jadi informasi yang berguna dan melayani tujuan
    • Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset-aset organisasi termasuk data organisasi saat dibutuhkan akurat dan andal
    Peran SIA dalam value chain:
    • Infrastruktur perusahaan : mengarah pada aktifitas-aktifitas akuntansi, keuangan, hukum dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari infrastruktur.
    • Sumber daya manusia: melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan dan pemberian kompensasi dalam keuntungan bagi pegawai.
    • Teknologi : merupakan aktivitas yang meningkatkan produk dan jasa
    • Pembelian : termasuk seluruh aktifitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktifitas utama.